Ujian Lisan 15/05/17 Ekonomi Makro Islam

Ceritanya pagi ini, setiap mahasiswa diwajibkan untuk memaparkan materi makalah yang dibuatnya dalam waktu Β±5 menit. Jadi gini, semua materi yang terangkum pada satu makalah yang dulu pernah dibuat yang banyaknya ada beberapa lembar dipaparkan dan hanya dikasih waktu Β±5 menit. Di depan dosen tentunya. Setelah materi makalah selesai dipaparkan, dosen memberi satu pertanyaan untuk dijawab dalam waktu Β±10 menit. πŸ˜€

Kebetulan dulu saya membuat makalah yang fokus kajiannya adalah economic value of time. So, ini sedikit tentang apa-apa yang saya pahami dalam economic value of time. πŸ™‚

Lanjut!

Dalam dunia ekonomi khususnya yang memfokuskan pada masalah moneter dan fiskal, rasanya janggal jika kita tidak membahas masalah β€œuang”. Kita sepakat bukan, bahwasanya di dalam kehidupan manusia uang merupakan suatu alat pemenuhan bagi kebutuhan manusia dan alat pemudah aktivitas perekonomian.

Oleh karena itu, uang sangatlah penting untuk kehidupan kita. Pada awal peradaban untuk memenuhi kebutuhannya, manusia memperoleh makanan dengan cara berburu, kemudian dengan cara barter, kemudian menggunakan uang logam dan sampai saat ini menggunakan uang kertas dan sungguh begitu sempurnanya perkembengan uang hingga saat ini.

Berkenaan dengan masalah uang, sistem ekonomi yang berlaku memiliki pandangan yang berbeda. Perbedaan utama antara ekonomi konvensional dengan ekonomi Islam yaitu dari segi filosofinya, mengenai pandangan terhadap waktu dan uang.

Ekonomi konvensional mengenal konsep time value of money yaitu berpandangan bahwa nilai uang yang dimiliki saat ini lebih berharga dibandingkan dengan nilai uang dimasa yang akan datang.

Sedangkan dalam Islam hanya mengenal konsep economic value of time, yaitu konsep yang menyatakan bahwa waktulah yang memiliki nilai ekonomi, bukan uang yang memiliki nilai waktu.

Economic value of time sendiri merupakan salah satu syarat dan ciri dari ekonomi islam.

Economic value of time memiliki arti memaksimumkan nilai ekonomis suatu dana pada periodik waktu.

Jika dasar perhitungan pada kontrak berbasis time value of money adalah bunga, maka dasar perhitungan pada kontrak berbasis economic value of time adalah nisbah.

Economic value of time relatif lebih adil dalam perhitungan kontrak yang bersifat pembiayaan bagi hasil (joint venture). Economic value of time dalam perhitungannya dapat menggunakan konsep revenue sharing atau profit sharing. Konsep revenue sharing atau profit sharing berdampak pada tingkat nisbah yang menjadi perjanjian kontrak kedua belah pihak.

Konsep cost of fund dalam economic value of time menggunakan Islamic Security Market Line dengan nilai variabel risk free = 0.

Value dari pembiayaan atau investasi yang dilakukan menggunakan metodologi bet present value at risk. Misal, seperti dalam menghitung nisbah bagi hasil di Bank Syariah.

Dalam proses penentuan nisbah ini sendiri, return on capital harus diperhitungkan. Return on capital ini tidak sama dengan return on money. Return on capital tergantung jenis bisnisnya dan berkaitan dengan sector riil, sedangkan return on money berkaitan dengan interest rate. 

Penentuan nisbah bagi hasil harus dilakukan diawal, dan untuk itu digunakan project return. Jika ternyata acual return dari bisnis yang dibiayai tidak sama dengan proyeksinya, maka yang digunakan adalah angka actual, bukan angka proyeksi. Hal ini menunjukan bahwa Islam tidak mengenal time value of money.

Time mempunyai economic value jika dan hanya jika waktu tersebut dimanfaatkan dengan menambah factor produksi yang lain, sehingga menjadi capital dan memperoleh return.

Okey! πŸ˜‰

Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk berkunjung dicurhatan saya ini. πŸ˜€ Selamat beraktivitas dan semoga kita semua selalu berada di jalan yang semoga jalan-Nya. πŸ˜‰ πŸ™‚

Celoteh Kosong :-D

Hari yang menyenangkan bisa berkumpul dengan (bapak ibuk) kedua orang tua πŸ™‚ Ini nih, ceritanya. πŸ˜€

Seperti biasa, saya bangun tidur jam sebelas siang (kebiasaan bangun siang sih) πŸ˜€ Sehabis membuka mata saya tidak langsung beranjak meninggalkan tempat tidur guys πŸ˜‰ Termenung diatas kasur sambil meluk guling πŸ˜€ Ngeinget-inget sewaktu tidur mimpi apa (waks!!) πŸ˜€ πŸ˜€ Mungkin kebiasaan sejak kecil kali ya πŸ™‚

Pertanyaannya: Eh! Bushet!! Kemaren malem tidur jam berapa bang! Kok hari ini bangunnya sampe jam sebelas siang.

Okey! πŸ˜‰ Tiap kali di rumah, saya itu punya kebiasaan tidur jam lima pagi/sehabis subuhan. Padahal sih ya, semaleman nggk ngapa-ngapain juga sih. πŸ˜€ But, nggk tau tuh, kok bisa gitu tidur jam lima pagi. πŸ˜€ πŸ™‚ πŸ˜€

Celoteh Kosong
Rembang, 13 Mei 2017